Entry: Feeling Insignificant Tuesday, June 16, 2009



Akhir-akhir ini hidup memang menjadi sangat tidak menarik, membosankan, dan saya mulai sedikit kehilangan gairah. So pathetic. Saya mulai merasa seperti tokoh2 pecundang di film-film Hollywood: kerja 8 to 5; pulang kerja cari dvd terus nyampe rumah nonton dvd sendirian, main game, internetan, nonton berita politik, menertawakan kekonyolan Tukul Arwana, tidur (atau ketiduran), bangun pagi gara2 alarm, bergegas ke kantor, kerja 8 to 5; pulang kerja kehujanan, yeah.. menyebalkan...

Satu-satunya yang jadi hiburan adalah bertemu teman-teman; bermain musik, nonton di bioskop, atau sekedar ngobrol, mengenang masa-masa awal kuliah, mengingat hal-hal menarik yang pernah kita lakukan, menceritakan ketololan-ketololan kawan-kawan kita. Saya memang pemuja memori; saya selalu mengingat hal-hal indah yang pernah saya lewati bersama siapapun.

Terinspirasi film Wanted (kalo ga salah), karena saya sedang dalam puncak muak, merasa 'tidak penting' (feeling insignificant) seperti tokoh utama di film itu; saya mencoba mengetik "Bayu Genia" di kotak pencarian google;... syukurlah, saya ternyata tidak se-menyedihkan tokoh utama tadi; setidaknya ada 7 (wow, angka favorit saya) halaman yang memuat atau mencantumkan nama saya dalam tulisan mereka.

Ada account friendster, myspace, dan beberapa tulisan blog yang memuat nama saya. Bahkan ada seorang wanita sholehah berjilbab yang mencantumkan salah satu artikel di blog saya sebagai catatan kaki tugas Ujian Akhir Semester-nya; dia bahas soal dunia pendidikan di Indonesia, dan memang saya pernah bikin tulisan panjang soal dunia pendidikan di Indonesia menurut pandangan saya. Wow, bayugenia.tk sudah diakui secara ilmiah-kah seperti wikipedia.org? hahaha... Menarik sekali, dan terima kasih sudah mempercayai gumaman saya.

Ada beberapa juga yang menyebutkan nama saya di cerita blog teman-teman saya, ada juga yang mengucapkan selamat ulang tahun. Dan oh ya, ada nama saya juga tercantum di blog salah seorang yang pernah menjadi teman hidup saya. Sedih sekali rasanya; dulu saya cuek sekali berarti... Karena ada beberapa posting blog dia yang ternyata belum saya baca; yang menyangkut relationship kami (dulu); bahkan saya baru baca soal point-point penting yang kami ributkan di hari kami memutuskan berpisah, sebenarnya pernah dia tulis di blognya.

Yeah, itu memang jadi pelajaran berharga buat saya, walaupun pada akhirnya membut saya (kembali) merasa bersalah. Setidaknya itu jadi pelajaran buat saya di masa depan; jangan pernah menuntut hal yang sebenarnya orang lain punya tapi kita belum 'menyadari' itu. Ya, saya pernah bilang "kamu ga tau siapa saya"; dan saat saya baca tulisan-tulisan itu, justru saya berpikir; saya yang ngga benar-benar mengenal siapa dia.

Sudahlah, saya tidak bermaksud terus menerus bergulat dengan romantisisme masa lalu. Lagipula itu sudah sangat lama. Time heals all wound, kata orang, dan saya amini.

Tiba-tiba saja saya ingin segera pergi jauh.

Untuk benar-benar 'move on'.

 

 

   1 comments

sr94
August 1, 2009   01:33 AM PDT
 
jgn cengeng ah...

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments